Perbedaan Mutu Beton K dan Mutu Beton FC

Perbedaan Pertama Mutu beton K adalah perhitungan kuat tekan beton dengan menggunakan perhitungan dengan satuan kg/cm2, sedangkan dengan mutu beton yang menggunakan istilah FC adalah perhitungan kekuatan beton dengan satuan MPa.

     Perbedaan kedua adalah dalam pembuatan sampel, mutu beton K menggunakan kubus ukuran 15 cm x 15cm x 15 cm , sedangkan pada mutu beton FC menggunakan benda uji silinder berukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm.

        Perbedaan yang ketiga adalah mutu beton K adalah mengacu kepada peraturan beton bertulang Indonesia (PBI) tahun 1971 yang lebih lama  sedangkan mutu beton FC mengacu pada peraturan terbaru yakni SNI-03-2847-2002

Lalu apa perbedaan dari kedua mutu beton tersebut ?

perbedaannya terletak dari Benda Uji seperti gambar dibawah ini :

 

Konversi Mutu Beton K (Kg/cm2) ke fc (mpa

Jika pada pengujian mutu beton K menggunakan kubus 15x15x15 yang memiliki perbandingan 1:0,83. Pada benda uji Silinder 015 x 30 yang di gunakan pada mutu beton fc (mpa).

Konversi satuan Mpa ke kg/cm2 ; 1 MPa = 1 N/mm2 = 10 kg/cm2. Pada perhitungan mutu beton K 100 mendapatkakan perhitungan (100/10 x 0,83) = 100 x 0,083 = 8,3 mpa. Jadi mutu beton K100 jika di konversi ke fc ialah 8,3 mpa.

Itulah pembahasan tentang Perbedaan Mutu Beton. Jika anda ada kebutuhan beton cor ready mix, kami juga mencantumkan harga ready mix dengan harga terjangkau.

Berikut Tabel Konversi Mutu Beton K ke Mutu Beton fc

MUTU BETON K (kg/cm2)

MUTU BETON fc (mpa)

K100

fc 8,3 mpa

K-150

fc12.35 mpa

K-175

fc 14.53 mpa

K-200

fc 16.60 mpa

K-225

fc 18.68 mpa

K-250

fc 20.75 mpa

K-275

fc 22.83 mpa

K-300

fc 24.90 mpa

K-350

fc 29.05 mpa

K-400

fc 33.20 mpa

K-450

fc 37.35 mpa

K-500

fc 41.50 mpa